Sunday, June 16, 2013

pertemuan keempat


PERTEMUAN KEEMPAT 
Pada pertemuan ini kami membahas tentang “ MODEL PEMBELAJARAN ASSURE “ . 
                  A.   DEFINISI MODEL ASSURE
ASSURE model adalah salah satu petunjuk dan perencanaan yang bisa membantu untuk bagaimana cara   merencanakan, mengidentifikasi, menentukan tujuan, memilih metode dan bahan, serta evaluasi.Sekarang ini para pengajar atau guru dihadapkan dengan tantangan bagaimana cara mengajar degan baik dan bisa diterima baik oleh para muridnya. Tentu saja ini bukan tantangan ringan, karena tiap pengajar dari tiap daerah mempunyai kelebihan dan kekurangan dari berbagai aspek pendidikan, entah itu fasilitasnya,jenis muridnya, dan lain-lain. 
Pengajar juga harus mempunyai strategi yang jitu untuk setidaknya membuat pengajaran menjadi mudah dan bisa diterima oleh siswa, karena sulit membuat pengajaran bisa diterima oleh semua siswaModel assure ini merupakan rujukan bagi pendidik dalam membelajarkan peserta didik dalam pembelajaran yang direncanakan dan disusun secara sistematis dengan mengintegrasikan teknologi dan media sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran dengan menggunakan ASSURE Model mempunyai beberapa tahapan yang dapat membantu terwujudnya pembelajaran yang efektif dan bermakan bagi peserta didik. 

               B. TAHAPAN MODEL ASSURE
1.      ANALYZE LEARNER (Analisis Pembelajar)
a.       General Characteristics (Karakteristik Umum)
b.      Specific Entry Competencies ( Mendiagnosis kemampuan awal pembelajar)
c.       Learning Style (Gaya Belajar)

2.      STATE STANDARDS AND OBJECTIVES (Menentukan Standard Dan Tujuan)
Dalam merumuskan tujuan dan standar pembelajaran perlu memperhatikan dasar dari strategi, media dan pemilihan media yang tepat. Ada beberapa alasan mengapa tujuan perlu dirumuskan dalam merancang suatu program pembelajaran seperti yang dijelaskan oleh Wina Sanjaya (2008 : 122-123) berikut ini :
1.      Rumusan tujuan yang jelas dapat digunakan untuk mengevaluasi efektifitas keberhasilan proses pembelajaran.
2.      Tujuan pembelajaran dapat digunakan sebagai pedoman dan panduan kegiatan belajar siswa.
3.       Tujuan pembelajaran dapat membantu dalam mendesain sistem pembelajaran
4.      Tujuan pembelajaran dapat digunakan sebagai kontrol dalam menentukan batas-batas dan kualitas pembelajaran.

3.       SELECT STRATEGIES, TECHNOLOGY, MEDIA, AND MATERIALS (Memilih, Strategi, Teknologi, Media dan Bahan ajar)
Memilih format media dan sumber belajar yang disesuaikan dengan pokok bahasan atau topik. Peran media pembelajaran menurut Smaldino
·         Memilih , Mengubah, dan Merancang Materi

4.      REQUIRE LEARNER PARCIPATION (Mengembangkan Partisipasi Peserta Didik)
Tujuan utama dari pembelajaran adalah adanya partisipasi siswa terhadap materi dan media yang kita tampilkan.
1.      Latihan Prnggunaan Teknologi
2.      Umpan Balik
5.      EVALUATE AND REVISE (Mengevaluasi dan Merevisi)
Penilaian dan perbaikan adalah aspek yang sangat mendasar untuk mengembangkan kualitas pembelajaran. Penilaian dan perbaikan dapat berdasarkan dua tahapan yaitu:
1.      Penilaian Hasil Belajar Siswa,
2.      Menilai dan Memperbaiki Strategi, teknologi dan Media ,Revisi Strategi, Teknologi, dan Media. 

                           C.     MANFAAT ASSURE MODEL DALAM PEMBELAJARAN
Secara sederhana manfaat dari model ASSURE Sederhana, relatif mudah untuk diterapkan.
1.      Karena sederhana, maka dapat dikembangkan sendiri oleh pengajar.
2.      Komponen KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) lengkap.
3.      Peserta didik dapat dilibatkan dalam persiapan untuk KBM.
·  Mengenai rencana awal penerapan model assure di SMP MUHAMMADIYAH JETIS BANTUL dapat dilihat pada  postingan sebelumnya.
PERTEMUAN KETIGA

Pada pertemuan ini kami membahas tentang MEDIA STRATEGI DAN METODE

-Media
        Dalam Buku Instructional Technology and Media for Learning (Sharon E. Smaldino dan James D. Russel, 6) Media merupakan bentuk jamak dari medium yang artinya sarana komunikasi.
istilah ini mengacu pada sesuatu yang membawa informasi antara sumber dan penerima. Enam kategori dasar mediaadalahteks, audio, visual, video, manipulatif(objek), danorang-orang (teknisi). Tujuan media adalah untuk memfasilitasi komunikasi dan belajar.
Istilah media berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk kedua dari medium. Secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Pengertian umumnya adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi.
      Media menurut AECT adalah segala sesuatu yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan. Sedangkan Gagne mengartikan media sebagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang mereka untuk belajar. Briggs mengartikan media sebagai alat untuk memberikan perangsang bagi siswa agar terjadi proses belajar.
-STRATEGI
          Kozna (1989) menjelaskan strategi pembelajaran adalah setiap kegiatan yang dipilih yang dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada peserta didik menuju tercapainya tujuan pembelajaran tertentu.
-METODE
M. Sobri Sutikno (2009: 88) menyatakan, “Metode pembelajaran adalah cara-cara menyajikan materi pelajaran yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan”.
REFERENSI
Smaldino, Sharon E. 2008. Instructional Technology and Media for Learning, Columbus: Pearson Merrill Prentice Hall.
http://blog2.tp.ac.id/reditadhonysusanto/2012/12/12/pengertian-dan-definisi-dari-strategi-pembelajaran/
http://hipni.blogspot.com/2011/09/pengertian-definisi-metode-pembelajaran.html

Pertemuan pertama


PERTEMUAN PERTAMA
Pada pertemuan  pertama aktifitas yang dilakukan dikelas adalah perkenalan. Selain itu, dosen membacakan aturan perkuliahan yang akan dilakukan selama satu semester. Dosen juga membuat kesepakatan  kontrak belajar.  perkuliahan ini menggunakan  metode "PAKEM" yang diharapkan membuat mahasisea tertarik pada perkuliahan IT. Pada pertemuan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan sebuah website group pembelajaran berbasis IT yaitu "http://alfheuad.indonesianforum.net/". Dengan forum tersebut mahasiswa diharapkan aktif dalam pembelajaran IT. Dalam forum tersebut terdapat berbagai materi yang akan dibahas pada perkuliahan. Setiap minggu selalu ada postingan skenario pembelajaran yang akan dilakukan.

Tuesday, June 11, 2013

pertemuan kedua


     PERTEMUAN KEDUA
     Pada pertemuan ini kami membuat kelompok yang terdiri dari 3 orang untuk merancang sebuah media pembelajaran berbasis IT. Dalam kesempatan ini kami diminta untuk berdiskusi untuk menentukan sekolah mana yang akan kami kunjungi untuk melakukan sebuah observasi kecil untuk dibuatkan sebuah media pembelajaran berbasis IT. Selain itu kami diminta berdiskusi kelompok untuk menentukan materi apa yang cocok untuk  siswa yang kami observasi.

     Selain itu , kami melakukan debat dengan temaDoes Technology Hinder or Enhance Learning and Teaching?”. Dalam kesempatan ini kami dibagi mejadi 2 kelompok  yaitu ada yang pro terhadap teknologi dan kontra terhadap teknologi. Debat kira-kira berlangusung selama satu jam. Dan hasil debat tersebut dikirim ke forum alfheuad oleh notulen. Pada kesempata ini kami bergabung dalam  forum alfhe uad dan mendaftarkan blog kami untuk melaporkan hasil observasi kami disekolah. Setiap kami observasi diharapkan posting di blog ketua kelompok maupun blog masing-masing individu.